Minggu, 25 Maret 2012

kalimat direct and inddirect


Statement positif or negative
a.       -      Izmi said, “I stay at home today”
-          Izmi said that she was stayed at home that day
b.      Introgative

-          Eris said, “when is your birthday?”
-          Eris asked me when I was my birthday
                                                                       

dialog

Nama : izmi istiana
NPM  : 13211768
Kelas : 1ea24

( Angel and Sisil shopping in mall . Angel and Sisil to buy a dress for hey birthday day party )
Sisil     : Angel , do you think this dress look so good for me ?
Angel  : Alright , you look so beautiful use this dress
Sisil     : Thank you . come on we pay it in cashier
Angel  : come on 
( when Sisil will pay the dress , something that never she want happen Sisil loses her wallet )
Sisil      : ohh….no ! where is my wallet ?
Angel  : What happen Sisil ?
Sisil      : My wallet lose . Do you see my wallet ?
Angel   : No , I don’t see it
Sisil      : Do you take my wallet Sisil ? just now you bring my bag that there is I put my wallet . maybe         you take it
Angel   : I re faseto be blamed !

Minggu, 11 Maret 2012

Tugas

Nama    : Izmi istiana
Kelas     : 1EA24
NPM      : 13211768


When I was in high school, I wanted to get into the college world. Because I think college is easy, and free unlike the first school that requires me disicpline in all things . And came to the lecture that. The first lecture , i followed the newbie campus.

                After the end newbie , start learning effect. Previously, I also became acquainted with new friends. At first , I didn’t understand and comprehend the new campus regulations, but over time. I began to understand it. Tuition has been going on for a month , many of the task, the rules are more complicated and difficult than the first school that wasn’t as nice as I think about it in high school and it is true people say that good times are school. J



To Passive
6. The manager should sign to the contract today
     The contract was signed by the manager today
To Active
8. The book had been returned by kathy
     Kathy has return the book

Rabu, 04 Januari 2012

Suku Bangkaru


Suku Bangkaru adalah sebuah pulau yang termasuk dalam kepulauan Banyak yang terletak di Samudra Hindia di sebelah barat pulau Sumatera. Tepatnya terletak di sebelah barat pulau Tuangku yang termasuk dalam wilayah administratif dari kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Secara geografis terletak di titik koordinat 2°4′0″LU,97°7′0″BT.

Pulau ini dapat ditempuh sekitar 5 jam dengan menggunakan perahu motor dari Singkil, atau kurang dari satu jam dari pulau Banyak.

Pantai pulau ini (pantai Amandangan dan pantai Pelanggaran) merupakan tempat bertelurnya penyu hijau, penyu belimbing dan penyu sisik. Selain itu, di kedua pantai ini merupakan salah satu tempat favorit untuk melakukan surfing dengan ombak yang mencapai ketinggian hingga 5 meter. Dan dari itu kehidupan sehari-hari warga Pulau Bangkaru tidak jauh dari laut seperti manjadi nelayan atau petani rumput laut.

Pulau-pulau di sekitar pulau Bangkaru antara lain:
Pulau Sarangalu
Pulau Balai 

Merupakan Pulau pusat Kecamatan Pulau Banyak. Dahulu dinamakan Pulau Balai karena sebelumnya pulau ini menjadi tempat istirahat para nelayan yang istirahat. Mereka istirahat di Bale-Bale kecil dan tidur-tiduran di Pulau itu, sehingga lama kelamaan namanya diubah menjadi Pulau Balai (Pulau Bale). Luasnya tidak terlalu besar, hanya 1/8 dari Pulau Tuangku. Namun tingkat kepadatannya sangat tinggi. Sebagai Kota Kecamatan, Pulau Balai minim fasilitas. Sebelum Tsunami ada dua Hotel yang bisa dimanfaatkan pengunjung, namun saat ini hanya satu, milik penduduk setempat yang posisinya persis di depan Kantor Kecamatan Pulau Banyak.

*      Pulau Palambak Besar
*      Pulau Palambak Kecil
*      Pulau Pinang
*      Pulau Ujungbatu

Disini saya akan mengajar tentang membaca dan menghitung dan bagaimana cara untuk mencintai alam. Dimana saya mengajar disini mengalami kesulitan dalam bahasa dikarenakan masyarakat setempat menggunakan bahasa daerah mereka dan belum begitu lancar berbahasa Indonesia. Disini saya harus dituntut lebih kreatif untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat setempat agar mereka mau menomor 1kan pendidikan dibanding mencari uang. Dan adapun yang akan saya lakukan di Pulau bangkaru yaitu memberi pendidikan yang layak dan berguna untuk masyarakat sekitar agar bisa lebih meningkatkan pendapatan ekonomi mereka.

Dimakalah ini saya juga akan menjabarkan rencana kerja atau kegiatan saya selama di Pulau Bangkaru yaitu melalui pendekatan-pendekatan yang menyenangkan dan menarik bagi mereka agar mereka mau belajar dengan saya dengan kesadaraan mereka sendiri dan tanpa paksaan dari saya contoh pendekatan yang saya lakukan yaitu seperti lebih mengerti bagaimana cara memanfaatkan alam untuk kepentingan bersama dan disaat menikmati indahnya alam daerah sekitar saya akan mengajar mereka dengan suasana santai dan bersahabat dimana dengan cara itu saya berharap ilmu yang saya beri bsia diterima oleh mereka dengan cepat dan mudah.

Apa yang ingin saya capai dalam kegiatan yang saya lakukan di Pulau Bangkaru yaitu ingin lebih memajukan pendapatan mereka dan juga untuk lebih menghargai alam karena jika kita tak menghargai alam maka alam pun juga tak akan mengharagai kita. Dan untuk saya sendiri mungkin untuk menambah pengetahuan bagaimana kita bisa memposisikan dimana kita tinggal dan juga lebih menghargai sesama tanpa ada perbedaan.

Jumat, 11 November 2011

suku budaya sunda

      Jawa barat yang terkenal dengan budaya sunda, budaya sunda terasa kental sekali melekat pada masyarakat jawa barat mulai dari bahasa yang unik , tarian jaipongnya yang sudah terkenal dan wayang goleknya yang juga unik dan mengagumkan, yang tidak kalah mengagumkan adalah angklung ini adalah alat musik yang terbuat dari bambu yang menghasilkan suara khas yang tiada duanya, ini adalah ciri khas jawa barat berikut beberapa foto :






     Suku jawa merupakan suku dengan jumlah terbesar di indonesai. Masyarakat . lebih banyak menjadi petani , sehingga kental ada stratifikasi social . karakter suku jawa barat ini diindetikan dengan sikap yang sopan , segan ,dan menjaga bahasa perkataan mereka.
Rasa persaudaraan menciptakan keakraban masyarakat Sunda dengan lingkungan sehingga tampak dari bagaimana masyarakat Jawa Barat, khususnya yang tinggal di pedesaan, mereka memelihara kelestarian lingkungan dengan cara penuh kerja sama dengan warga setempat. Sehingga di provinsi Jawa Barat ini banyak muncul masyarakat yang atas inisiatifnya sendiri dapat memelihara lingungan.
Dalam kehidupan beragama, masyarakat di jawa barat relatif dikenal sebagai masyarakat yang sangat agamis dan relijius, dan memegang teguh nilai-nilai agama yang di anut di yakini yakni agama Islam. Sebagian besar penduduk jawa barat memeluk agama islam, disusul Kristen (Katolik dan Protestan).
      Sebagian besar budaya Jawa Barat didominasi suku Sunda dan adat tradisionalnya yang penuh khasanah Bumi Pasundan menjadi cermin kebudayaan di jawa barat. Untuk melestarikan budaya Jawa Barat, pemerintah daerah .
     Dikenal sebagai salah satu 'lumbung padi' nasional, hampir 23 persen dari total luas 29,3 ribu kilometer persegi dialokasikan untuk produksi beras. Tidak dipungkiri lagi, Jawa Barat merupakan 'Rumah Produksi' bagi ekonomi Indonesia, hasil pertanian Provinsi Jawa Barat menyumbangkan 15 persen dari nilai total pertanian Indonesia.Hasil tanaman pangan Jawa Barat meliputi beras, kentang manis, jagung, buah-buahan dan sayuran, disamping itu juga terdapat komoditi seperti teh, kelapa, minyak sawit, karet alam, gula, coklat dan kopi. Perternakannya menghasilkan 120.000 ekor sapi ternak, 34% dari total nasional.